Home | Produk | Daftar Distributor Daerah | Hubungi

Peluang Usaha

Dicari distributor atau agen untuk memasarkan produk Bandrek dan Bajigur diseluruh wilayah Indonesia

Jadilah yang pertama memasarkan di daerah anda

 

Sekilas Info

  1. Manfaat Jahe bagi kesehatan...

  2. Manfaat Lada bagi kesehatan...

  3. Manfaat Cengkeh bagi kesehatan...

  4. Manfaat Pala bagi kesehatan...

  5. Manfaat Kayu Manis bagi kesehatan...

  6. Manfaat cabe Jawa bagi kesehatan...

 

Tanaman Herbal

Adas

Anggur Merah

Asam Jawa

Bawang Bombay

Bawang Putih

Beluntas

Bengkoang

Boroco

Brotowali

Buncis

Bunga Matahari

Bunga Teratai

Coklat

Daun Dewa

Daun Sirih

Gandarusa

Inggu

Jambu Monyet

Jayanti

Jintan Putih

Kacang Tanah

Kapulaga

Kecubung

Kencur

Kunyit

Lidah Buaya

Mengkudu

Pinang

Putri Malu

Sengugu

Taoge

Tapak Dara

Tapak Kuda

Tapak Leman

Temu Lawak

 

                                              

                                             Jayanti (sesbania sesban merr)  

Sinonim         : Aegypteaca pers

Famili            : Papilionaceae

 

Banyak di temukan di jawa biasanya sebagai penahan angin dan pupuk hijau, dapat tumbuh pada tanah yang jelek biasanya pada ketinggian 800 mtr dpl. Perdu pohonan kecil, tinggi 2-6 meter, banyak cabang dan tumbuh cepat. Daun berupa daun majemuk menyirip, dengan 7 -25 pasang anak daun, anak daun berbentuk garis memenjang bertangkai pendek, ujung bulat, tepi rata. Bunga dalam tandan, warna kuning. Buah polong tumbuh mengantung, daun dapat di masak sebagi sayur, pupuk atau makanan ternak. Pembiakan dengan biji.

 

Nama Lain      :

 jayanti (Jawa), janti, kelor wana, giyanti (Jawa)

 

Penyakit Yang Dapat Diobati :

TB Paru (Tuberculosa), Kencing nanah, lnfeksi ginjal, demam;

 

Pemanfaatan :

BAGIAN YANG DIPAKAI:

Daun, akar, kulit, biji, dan minyak,

 

KEGUNAAN:

Daun:

 1. Demam.

 2. Cacingan.

3. TB Paru (Tuberculosa).

4. Radang selaput lendir mata.

5. Infeksi ginjal.

 

Kulit:

1. Sukar berkeringat.

2. Kencing kurang lancar.

3. Kencing nanah.

 

Biji:

1. Kepala pusing.

2.Batuk.

3. Keguguran,

4. Datang haid tidak teratur.

 

Akar:

1. Kencing nanah.

2. Sifilis.

 

Minyak:

1. Borok, koreng, kudis.

2. Trachoma.

 

PEMAKAIAN:

 Untuk minum: 1/4-1 genggam daun. Pemakaian luar: Daun digiling halus, untuk pemakaian setempat.

 

CARA PEMAKAIAN:

 

1.TB Paru:

Daun jayanti sebanyak 1/4 genggam, dicuci bersih lalu ditumbuk sampai halus.

Tambahkan 1/2 gelas air masak dan 1 sendok makan madu. Aduk sampai merata, lalu diperas dan disaring, minum. Lakukan 3 kali sehari.

 

2. Kencing nanah:

1 jari akar jayanti, 6 lembar daun sirih, 6 buah kemukus, jintan hitam dan adas masing-masing 3/4 sendok teh, 3/4 jari pulosari, 3 jari gula enau, dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Rebus dengan 4 gelas air bersih sampai tersisa 2 1/4 gelas. Setelah dingin disaring, minum. Sehari 3 x ¾ gelas.

 

3. lnfeksi ginjal:

Daun jayanti sebanyak 1 genggam, dicuci bersih lalu bilas dengan air matang. Masukkan daun tadi kedalam 3/4 gelas air. Remas- remas daunnya sampai airnya berbusa. Saring, minum airnya. Lakukan setiap hari, sampai kencingnya menjadi lancar dan jernih kembali. 4. Demam: Daun secukupnya dicuci bersih lalu diremas-remas dengan adas. Dibalurkan pada badan, yang akan memberikan rasa sejuk pada penderita demam.

 

 

Sumber : dari berbagai sumber

 

Copyright © 2008 CV. Jamitra Inkaru Group. All rights reserved.