|
Cengkeh (Eugenia)
Indonesia
dikenal sebagai salah satu negara penghasil rempah, salah satunya
adalah tanaman cengkeh. Tanaman tropis yang berasal dari Maluku ini
sudah banyak dibudidayakan untuk diambil bunga dan minyaknya.
Minyak
cengkeh (Eugenia aromatica) dapat dihasilkan dari penyulingan
serbuk kuntum cengkeh kering (clove oil), serbuk tangkai
kuntum cengkeh (clove stem oil), dan daun cengkeh kering (clove
leaf oil)
Tanaman
cengkeh dapat tumbuh dengan baik di daerah beriklim tropis. Minyak
cengkeh banyak dimanfaatkan oleh dokter gigi sebagai penghilang rasa
sakit. Selain itu, tanaman ini juga
digunakan dalam industri farmasi, penyedap masakan, dan wewangian.
SIFAT KIMIAWI DAN EFEK
FARMAKOLOGIS dari cengkeh adalah hangat, rasanya tajam,
aromatik, berhasiat sebagai
perangsang (stimulan), antiseptik, peluruh kentut (icarminative),
anestetik lokal, menghilangkan kolik, dan obat batuk. Kandungan
kimia pada cengkeh adalah karbohidrat, kalsium, fosfor, zat besi,
vitamin B1, lemak, protein, dan eugenol.
Sebagai
obat tradisional cengkeh memiliki khasiat mengatasi :
1.
Mengatasi
sakit gigi, gigi yang berlubang disumbat dengan kapas yang telah
diteteskan dengan minyak cengkeh. Atau, 10 butir cengkeh disangrai
sampai halus, lalu digiling halus, dimasukkan pada lubang gigi
secukupnya, lalu ditutup dengan kapas. Lakukan dua kali sehari.
2.
Menghilangkan bau mulut, 10 butir
cengkeh dicuci lalu diseduh dengan 200 cc air panas, diamkan selama
lima menit. Kemudian, disaring dan airnya dipakai untuk kumur-kumur,
lakukan setiap hari secara rutin.
3.
Mengatasi sinusitis, cengkeh
secukupnya dikeringkan, digiling sampai menjadi bubuk, lalu
ditiupkan ke hidung dengan menggunakan sedotan dengan ukuran
secukupnya. Sebagai obat mual, 10 butir cengkeh, 20 gram asam jawa,
dan gula aren secukupnya direbus dengan 400 cc air sampai tersisa
200 cc. Kemudian ramuan disaring dan diminum selagi hangat
untuk dua kali sehari, setiap kali minum sebanyak 100 cc.
4.
Mengatasi kembung, 10 butir
cengkeh diseduh dengan air panas lalu diminum sebagai teh. Atau, 5
sampai 10 butir cengkeh dimasukkan pada buah pir yang dilubangi dan
dibungkus dengna kertas aluminium foil lalu dibakar hingga matang.
Setelah matang, cengkehnya dibuang dan pirnya dimakan.
5.
Obat masuk angin, 10 tetes minyak
cengkeh diseduh dengan 50 cc air panas, tambahkan madu secukupnya,
diaduk sampai merata lalu diminum selagi hangat. Lakukan 2 sampai 3
kali sehari. Obat sakit kepala, 5 butir cengkeh, 5 gram kayu manis,
5 gram biji pala, dan 5 butir merica dihaluskan hingga menjadi bubuk
lalu diseduh dengan 100 cc air panas, kemudian diminum.
6.
Mengatasi radang lambung, 5 butir
cengkeh, 5 gram kayu manis, 5 gram biji pala, dan 5 butir kapulaga,
15 gram kulit jeruk mandarin, 150 gram lobak, labu parang secukupnya,
direbus dengan 1000 cc air panas kemudian diminum. Obat batuk, 10
butir cengkeh, 10 lembar daun sirih, 5 lembar daun tapak liman, 3
butir kapulaga, 2 jari kayu manis, dan gula aren secukupnya direbus
dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc, disaring lalu diminum 2
kali sehari, setiap kali minum sebanyak 200 cc. mag
|